Stabilitas Hubungan Industrial Dijaga, Polda Kalsel dan DPD FSP KEP Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Pertambangan

 

Kalsel - Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Kalimantan Selatan mengedepankan langkah persuasif melalui pendekatan dialogis bersama elemen serikat pekerja guna mengawal stabilitas keamanan dan hubungan industrial yang kondusif pada sektor pertambangan.

Upaya cooling system tersebut diwujudkan melalui penguatan komunikasi dan kemitraan strategis bersama Ketua Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Minyak, Gas Bumi dan Pertambangan (DPD FSP KEP) KSPI Kalsel, Sdr. Syahrul.

Langkah ini menjadi krusial mengingat sektor pertambangan dan energi memiliki sensitivitas tinggi terhadap dinamika ketenagakerjaan, seperti isu pengupahan, PHK, hingga kepastian hubungan kerja. Terlebih pasca dinamika terhentinya operasional PT Bagas Bumi Persada (BBP) di Kabupaten Tabalong yang berdampak pada ratusan pekerja.

Kapolda Kalimantan Selatan melalui Kanit I Subdit Ekonomi Ditintelkam Polda Kalsel, AKP Tatang Suryawan, menegaskan bahwa komunikasi yang harmonis antara Kepolisian dan pimpinan serikat pekerja merupakan kunci utama dalam mencegah konflik sosial.

“Polri berkomitmen terus membuka ruang komunikasi yang profesional. Setiap perkembangan situasi dan penyampaian aspirasi pekerja hendaknya disikapi secara bijak dengan mengedepankan mekanisme dialog, mediasi, maupun Rapat Dengar Pendapat (RDP) agar hak-hak pekerja terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas iklim investasi,” ujar AKP Tatang Suryawan, Jumat (11/9). 

Sementara itu, Ketua DPD FSP KEP Kalsel, Sdr. Syahrul, menyambut baik pendekatan persuasif yang dibangun Polri. Pihaknya menegaskan kesiapan untuk terus berkolaborasi menjaga ketertiban umum dalam setiap pengawalan aspirasi buruh.

“Kami berkomitmen menjaga situasi tetap sejuk dan kondusif. Perjuangan hak-hak pekerja akan terus kami dorong melalui jalur diplomasi, forum resmi, dan kemitraan yang konstruktif demi kemaslahatan bersama,” ungkap Syahrul.

Melalui sinergi ini, diharapkan perselisihan hubungan industrial di Kalimantan Selatan dapat diselesaikan secara damai, sehingga perlindungan pekerja dan stabilitas kamtibmas dapat terus berjalan seiring. (Hendra) 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال