MUI Banjarmasin Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi Umat Lewat Pelatihan Pengembangan Usaha Mikro

Banjarmasin – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terus berupaya memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pelatihan pengembangan usaha mikro yang diikuti puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), di Sekretariat MUI Kota Banjarmasin, Sabtu (18/8). 

Pelatihan tersebut menghadirkan materi mengenai sistem manajemen usaha, penyusunan perencanaan bisnis, serta pengelolaan keuangan sebagai bekal bagi para pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan berdaya saing.

Ketua MUI Kota Banjarmasin, Habib Ali Khaidir Al Kaff, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kota Banjarmasin sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor usaha mikro.

Menurutnya, di era digital saat ini para pelaku usaha, termasuk usaha mikro, dituntut memahami dan menguasai manajemen usaha, perencanaan bisnis, serta pengelolaan keuangan yang baik agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan.

"Semoga pelatihan ini memberikan manfaat sekaligus keberkahan bagi seluruh pelaku usaha mikro, yang sebagian besar merupakan ibu-ibu pelaku usaha," ujarnya.

Habib Ali juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarmasin atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan lancar.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kota Banjarmasin, Khairil Hidayat, menjelaskan pelatihan menghadirkan narasumber yang berkompeten, yakni Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof. Dr. Ahmad Yunani serta dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin.

"Peserta berasal dari pelaku usaha mikro binaan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), serta perwakilan dari berbagai kecamatan di Kota Banjarmasin," katanya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banjarmasin, Taufik Rivani, mengapresiasi inisiatif MUI Kota Banjarmasin yang dinilainya menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini, penguatan UMKM menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga ketahanan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing hingga ke tingkat global.

"Untuk berkembang dan mampu bersaing, UMKM tidak cukup hanya mengandalkan semangat berusaha. Pelaku usaha juga harus memiliki kemampuan mengelola usaha secara profesional, menyusun perencanaan bisnis yang matang, serta mengatur keuangan dengan baik," ujarnya.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan MUI terus terjalin dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi sehingga semakin banyak UMKM yang tumbuh, berkembang, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (Hendra) 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال