Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin, Rabu (25/3/2026). Agenda tahunan ini menjadi momentum evaluasi kinerja pemerintah kota selama satu tahun terakhir.
Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD serta jajaran kepala SKPD, Yamin memaparkan berbagai capaian pembangunan sepanjang 2025. Paparan tersebut mencakup sektor infrastruktur, pelayanan publik, penataan lingkungan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Yamin menegaskan, LKPJ bukan sekadar laporan administratif, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral dan politik pemerintah kepada masyarakat melalui lembaga legislatif.
“LKPJ ini adalah wujud keterbukaan pemerintah. Kami menyampaikan apa yang telah dikerjakan, capaian yang diraih, serta hal-hal yang masih perlu diperbaiki,” ujarnya.
Meski mencatat sejumlah capaian positif, Yamin mengakui persoalan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan serius yang belum sepenuhnya terselesaikan. Ia menekankan bahwa masalah lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata.
Menurutnya, tanpa keterlibatan aktif masyarakat serta dukungan kebijakan dari DPRD, penanganan sampah akan berjalan lambat dan berpotensi terus berulang.
“Mari bergerak bersama, baik eksekutif, legislatif, maupun masyarakat untuk memerangi sampah. Tanpa kebersamaan, persoalan ini tidak akan pernah tuntas,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, menilai kinerja pembangunan kota secara umum menunjukkan tren positif. Sejumlah program strategis dinilai telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, meski masih terdapat sektor yang belum mencapai target optimal.
“Secara umum ada peningkatan kinerja, namun kita harus jujur masih ada persoalan yang belum tuntas. DPRD akan mencermati LKPJ ini secara detail untuk kemudian memberikan rekomendasi perbaikan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam merumuskan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan sebagai solusi jangka panjang.
Rapat paripurna ini selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pembahasan oleh DPRD, yang akan menghasilkan rekomendasi sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah kota pada tahun anggaran berikutnya.
Kegiatan ditutup dengan halalbihalal Idul Fitri 1447 Hijriah. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara jajaran eksekutif dan legislatif, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun Banjarmasin yang lebih bersih, tertata, dan berkelanjutan. (hen/adv)

