Banjarmasin - Anggota DPRD Kota Banjarmasin dijadwalkan menggelar kegiatan reses atau penelaahan aspirasi masyarakat pada 2 hingga 5 April mendatang. Agenda ini menjadi momen penting bagi para wakil rakyat untuk turun langsung ke lapangan dan mendengarkan kebutuhan serta keluhan warga.
Pelaksanaan reses kali ini tetap dilakukan secara perorangan, di mana setiap anggota dewan akan mengunjungi sekitar 3 hingga 4 titik lokasi di daerah pemilihannya masing-masing. Pola ini diharapkan dapat membuat proses penyerapan aspirasi menjadi lebih fokus dan menyentuh langsung masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para anggota dewan diharapkan tidak hanya mendengarkan, tetapi juga mampu mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi warga, sekaligus merumuskan solusi yang dapat ditindaklanjuti dalam program pembangunan daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Rakhmat Riyadi Akbar, menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian reses dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jadi di bulan April ini dewan akan ada agenda reses,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa jadwal pelaksanaan telah ditentukan dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Di mana reses akan digelar pada tanggal 2 sampai 5 April,” lanjutnya.
Menurutnya, sistem pelaksanaan reses yang masih dilakukan secara perorangan akan memberikan ruang lebih bagi anggota dewan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Jadi ini masih perorangan dan ada sekitar 3–4 titik dalam masa reses ini,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan penting bagi para wakil rakyat untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat.
“Di mana ini kesempatan untuk turun langsung mendengarkan masyarakat,” tuturnya.
Hasil dari reses tersebut nantinya akan dirangkum menjadi pokok-pokok pikiran DPRD yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah. Pokok pikiran ini kemudian menjadi salah satu dasar dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kota Banjarmasin.
DPRD berharap, melalui reses ini, aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dengan baik, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan warga. (hen)
