Banjarmasin - Masyarakat Kota Banjarmasin pekan ini akan dihadapkan pada dua perayaan besar keagamaan yang berlangsung berdekatan, yakni Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi.
Menyikapi momentum tersebut, DPRD Kota Banjarmasin mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama serta memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Hal ini dinilai penting agar umat Muslim dan Hindu dapat menjalankan ibadah serta merayakan hari besar masing-masing dengan aman dan nyaman, tanpa adanya gesekan.
Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari, menyampaikan keyakinannya bahwa masyarakat Banjarmasin telah memiliki fondasi toleransi yang kuat sejak lama. Ia berharap nilai tersebut tetap dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada momen penting seperti ini.
“Jadi sebenarnya di Banjarmasin masalah toleransi sudah terbangun dari awal dengan kuat dan bahkan tertuang dalam perda,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman dan damai selama berlangsungnya rangkaian perayaan keagamaan.
“Dan kita harap warga tetap menjaga keamanan dan kedamaian agar sama-sama menjalankan ibadah dan perayaan masing-masing dengan nyaman,” lanjut Mathari.
Diketahui, kedua perayaan tersebut jatuh pada tanggal 19 Maret, di mana umat Hindu akan melaksanakan Hari Raya Nyepi, sementara sebagian besar umat Muslim juga akan menggelar malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Kondisi ini menjadi momentum penting bagi Kota Banjarmasin untuk menunjukkan kerukunan antarumat beragama yang harmonis, sekaligus memperkuat nilai toleransi sebagai bagian dari identitas masyarakat kota.
