Komisi III DPRD Banjarmasin Dorong Penambahan Titik Parkir untuk Tingkatkan PAD dan Tertib Lalu Lintas

Banjarmasin - Komisi III DPRD Kota Banjarmasin menyoroti pengelolaan parkir di kota ini melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin. Rapat tersebut digelar untuk mengevaluasi program kerja 2025 sekaligus membahas perencanaan program 2026. Salah satu fokus utama adalah pengelolaan titik parkir, baik untuk ketertiban lalu lintas maupun potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan pemaparan Dishub, saat ini terdapat 79 titik parkir resmi yang telah dilegalkan. Namun, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Ridho Akbar, menilai jumlah tersebut masih dapat dikembangkan lebih luas. “DPRD mendorong Dishub agar lebih kreatif dan inovatif dalam menambah titik-titik parkir baru, khususnya di kawasan strategis dan pusat aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Ridho menekankan bahwa penambahan titik parkir tidak hanya penting untuk menata lalu lintas, tetapi juga sebagai langkah meningkatkan PAD dari sektor retribusi parkir. Hal ini sejalan dengan evaluasi Dishub yang menunjukkan penurunan PAD dari sektor ini pada 2025.

Kepala Dishub Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, menjelaskan, penurunan PAD terjadi karena sebagian pengelolaan parkir telah dialihkan ke Perumda Pasar. “Target kita sekitar Rp4 miliar, realisasinya Rp3,7 miliar atau sekitar 90 persen. Ada pengurangan karena sebagian titik dikelola Perumda Pasar, sehingga kami tidak bisa masuk ke sana,” kata Slamet.

Meski begitu, Dishub masih melihat potensi dari titik-titik parkir yang sebelumnya bersifat liar. Pada 2025, tercatat 79 titik parkir yang mulai didata dan sebagian diregulasikan, meski baru berjalan sekitar tujuh bulan. “Memang kecil-kecil, tapi tetap ada kontribusinya. Dari 79 titik itu masih ratusan juta rupiah yang masuk ke kas daerah,” tambah Slamet.

Ke depan, Dishub berencana mengelola parkir di Jalan Lingkar Selatan, terutama untuk kendaraan truk yang kerap berhenti dan parkir cukup lama. Langkah awal dilakukan dengan pengumpulan data, termasuk bekerja sama dengan pihak TNI, untuk memastikan pengelolaan lebih tertib dan efektif.

Dengan langkah ini, Pemkot Banjarmasin berharap pengelolaan parkir dapat menjadi solusi meningkatkan PAD sekaligus menata lalu lintas di kawasan strategis kota, khususnya di sekitar Pelabuhan Trisakti dan pusat aktivitas masyarakat. (Hen)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال