Palangkaraya - PLN Indonesia Power UBP Barito terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui pelaksanaan Program Pengembangan Kampung Iklim (ProKlim) Bukit Tunggal, yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Program ini dilaksanakan di Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangkaraya, yang merupakan wilayah operasional Ring 1 UBP Barito UPPLTD Tambun Bungai Unit PLTD Kahayan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui aksi nyata berbasis lingkungan.
Tahap pertama Program Pengembangan ProKlim Bukit Tunggal dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Kantor Kelurahan Bukit Tunggal, dengan kegiatan utama berupa penanaman pohon konsumsi seperti rambutan, mangga, dan matoa.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Camat Jekan Raya, Lurah Bukit Tunggal, serta Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangkaraya, sebagai bentuk dukungan dan sinergi dalam penguatan program lingkungan di tingkat kelurahan.
Penanaman pohon pada tahap pertama ini menjadi langkah awal dalam pengembangan ProKlim Bukit Tunggal, sekaligus simbol komitmen bersama antara PLN Indonesia Power UBP Barito, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Sementara itu, tahap kedua Program Pengembangan ProKlim Bukit Tunggal direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Juni 2026, bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup.
Pada tahap ini, akan dilaksanakan rangkaian kegiatan lanjutan yang meliputi edukasi pentingnya menjaga lingkungan, pemilahan sampah, tantangan pengurangan sampah plastik, program tukar sampah menjadi sembako, pelatihan pembuatan ecoenzym, pelatihan pembuatan pupuk kompos menggunakan metode ember tumpuk, serta pemberian sarana penunjang pengelolaan lingkungan, seperti bak sampah, gerobak sampah, alat potong rumput, dan peralatan penanaman.
Manager PLN Indonesia Power UBP Barito, Nyoman Sukma Aryawan, menyampaikan bahwa Program Pengembangan ProKlim Bukit Tunggal merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
“Melalui Program Pengembangan ProKlim Bukit Tunggal ini, kami ingin mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, dimulai dari langkah sederhana seperti penanaman pohon hingga pengelolaan sampah rumah tangga. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi lingkungan serta masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangkaraya, Yudo Asbela, menyampaikan bahwa Program Pengembangan ProKlim Bukit Tunggal memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas lingkungan di wilayah tersebut.
“Program ini akan menambah ruang terbuka hijau serta membantu penyerapan gas-gas rumah kaca ke depannya. Kami berharap kegiatan ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kelurahan Bukit Tunggal,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Jekan Raya, Untung Sutrisno, berharap kehadiran Program Kampung Iklim dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu perubahan iklim.
“Dengan adanya Program Kampung Iklim ini, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap perubahan iklim, baik di Kota Palangkaraya maupun di lingkungan perumahan masing-masing,” tuturnya.
Melalui Program Pengembangan ProKlim Bukit Tunggal ini, PLN Indonesia Power UBP Barito berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah setempat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan. (Hen)
Sekilas Tentang PLN Indonesia Power
PT PLN Indonesia Power adalah Generation Company terbesar se-Asia Tenggara Sub Holding BUMN kelistrikan yaitu PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND.
