Banjarmasin – Persoalan penetapan desil yang dinilai belum tepat masih menjadi keluhan masyarakat. Warga Kelurahan Gadang, Kota Banjarmasin, mempertanyakan penentuan kategori desil yang dinilai belum sesuai dengan kondisi sosial ekonomi mereka.
Keluhan tersebut disampaikan warga saat kegiatan Penelaahan dan Aspirasi Masyarakat yang dilaksanakan anggota DPRD Kota Banjarmasin, H. Rudy Heriyadi, Minggu (25/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan harapan agar penetapan desil dapat dievaluasi sehingga data yang digunakan pemerintah benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat di lapangan.
Persoalan ini menjadi perhatian karena penetapan desil berkaitan dengan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dapat menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan pemerintah.
Politisi Partai Golkar tersebut berharap seluruh keluhan masyarakat, khususnya terkait penetapan desil yang dianggap tidak tepat, segera mendapatkan perhatian dan jalan keluar dari pihak terkait.
Menurutnya, aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses perlu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah agar persoalan yang dihadapi warga dapat ditindaklanjuti secara konkret.
Ia juga berharap proses pemutakhiran dan verifikasi data dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kondisi riil masyarakat, sehingga tidak menimbulkan persoalan dalam penentuan kelompok kesejahteraan maupun akses terhadap program bantuan.
“Harapan kita, semua keluhan masyarakat, khususnya terkait penetapan desil ini, bisa segera dicarikan jalan keluar. Jangan sampai warga yang merasa datanya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya terus mengalami kesulitan,” demikian harapan Rudy.
Melalui kegiatan penelaahan dan aspirasi tersebut, Rudy berharap berbagai persoalan yang disampaikan warga dapat ditindaklanjuti oleh instansi berwenang. Dengan demikian, perbaikan data dan penetapan desil ke depan dapat dilakukan lebih akurat, transparan, serta sesuai dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya. (Hendra)
