DPRD Banjarmasin Minta Direksi Baru PD PALD Hadirkan Terobosan Nyata

Banjarmasin - Pergantian direksi di Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah Domestik (PD PALD) Kota Banjarmasin mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Banjarmasin.

Lembaga legislatif menegaskan bahwa pergantian pimpinan tidak boleh berhenti pada aspek seremonial semata, melainkan harus menjadi momentum untuk memperbaiki kinerja perusahaan daerah yang selama ini dinilai masih menghadapi berbagai persoalan mendasar.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaini, mengingatkan direksi baru agar segera menyusun program kerja yang jelas dan menghadirkan terobosan konkret untuk meningkatkan kualitas layanan serta tata kelola perusahaan.

Menurut Isnaini, direksi yang baru dilantik harus mampu menunjukkan arah kebijakan yang terukur melalui penyusunan rencana bisnis jangka pendek maupun jangka panjang. Langkah tersebut dinilai penting sebagai acuan dalam mengembangkan perusahaan sekaligus menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi PD PALD.

“Pergantian pimpinan harus membawa perubahan nyata. Direksi baru dituntut segera menyusun program kerja yang jelas serta menghadirkan terobosan yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan. Jangan sampai pergantian ini hanya menjadi seremonial tanpa dampak yang dirasakan masyarakat,” tegas Isnaini.

Ia menilai, hingga saat ini performa PD PALD masih belum menunjukkan hasil yang optimal. Berbagai persoalan, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengolahan limbah domestik, masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan.

Menurutnya, keberadaan PD PALD memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan lingkungan perkotaan yang sehat dan berkelanjutan. Karena itu, perusahaan daerah tersebut dituntut mampu meningkatkan profesionalisme dan efektivitas layanan kepada masyarakat.

“Kondisi PD PALD saat ini masih memerlukan banyak pembenahan. Pengelolaan limbah merupakan sektor yang sangat penting bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat. Karena itu, direksi baru harus mampu menunjukkan langkah-langkah konkret untuk memperbaiki kondisi yang ada,” ujarnya.

Isnaini juga mengungkapkan bahwa hingga kini DPRD belum memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai program prioritas maupun rencana bisnis yang akan dijalankan oleh manajemen baru. Padahal, dokumen perencanaan tersebut menjadi dasar bagi DPRD dalam memberikan dukungan, baik dari sisi kebijakan maupun penganggaran.

“Sejauh ini kami belum mendapatkan gambaran yang jelas terkait program maupun perencanaan bisnisnya. Ini penting agar kami bisa memberikan dukungan, baik dari sisi regulasi maupun anggaran. Tanpa perencanaan yang matang, sulit mengukur target dan capaian yang ingin diraih,” katanya.

” Lebih lanjut, DPRD berharap direksi baru tidak hanya fokus pada penyelesaian persoalan internal perusahaan, tetapi juga mampu meningkatkan inovasi layanan, memperluas cakupan pelayanan, serta memperkuat kontribusi perusahaan daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tandasnya. (Hendra)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال